Bisa Dicoba, Inilah Cara Mengobati Kanker Darah Secara Alami

doktersehat-Polisitemia-Vera-sumsum-darah-thalassemia-hemofilia-B-bekuan-darah

Sumber : doktersehat.com

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, tahap selanjutnya adalah melakukan pengobatan pada kanker darah. Tahap pengobatan pada kanker darah cukup panjang, dan banyak efek samping yang dialami penderita yang melakukan pengobatan. Efek samping saat pengobatan kanker kerap dialami pasien saat menjalani pengobatan dari dokter (bahan kimia). Salah satu pengobatan kanker adalah dengan cara kemoterapi. Kemoterapi menimbulkan efek samping berupa mual, muntah, dan rambut rontok. Itulah efek samping yang justru membahayakan tubuh yang lainnya. Selain pengobatan dengan kimia, ada cara alami yang dapat dilakukan pasien untuk mengobati kanker. Cara alami ini dapat dilakukan untuk menghindari efek samping dari pengobatan bahan kimia. Jika pengobatan kimia mengeluarkan biaya yang sangat mahal, berbeda dengan pengobatan dengan cara alami. Pengobatan dengan cara alami bahan dasarnya dapat dicari disekitar rumah kita. Tanpa biaya besar, dan cukup murah. Bahkan, bisa ditanam sendiri disekitar pekarangan rumah kita. Karena itulah pengobatan alami dapat menjadi alternatif bagi yang ingin mengobati kanker.

Dilansir dari deherba.com, terdapat cara mengobati kanker darah secara alami. Bahan alami yang dapat digunakan dalam mengobati kanker darah adalah Sarang Semut. Kandungan sarang semut papua salah satunya adalah mengandung flavonoid yang bekerja sebagai obat kanker maupun tumor. Selain itu sarang semut juga mengandung Alfa Tokoferol yang bermanfaat untuk anti kanker dan menangkal serangan radikal bebas. Hasil pengujian membuktikan bahwa ekstrak kasar sarang semut yang mempunyai kandungan Alfa-Tokoferol yang ampuh membasmi radikal bebas hingga mendekati 100%.

Sedangkan menurut doktersehat.com, cara mengobati kanker darah secara alami adalah dengan menggunakan kulit manggis, dan daun sirsak. Kulit manggis memiliki kandungan senyawa antioksidan yang cukup tinggi bernama xanthone. Senyawa xanthone tidak hanya sebagai antioksidan saja, akan tetapi juga sebagai anti tumor dan anti kanker. Xanthone dalam kulit manggis juga bersifat antiproliferasi yang berfungsi sebagai penghambat bertumbuhnya sel kanker. Selain itu xanthone juga bersifat apoptosis, yang berfungsi untuk membuat sel kanker melakukan penghancuran pada selnya sendiri.

Sedangkan khasiat daun sirsak adalah mengobati kanker dan mengandung antioksidan yang bernama acetogenins. Acetogenins menurut para ahli memiliki kekuatan 10.000 lebih kuat melawan kanker dibandingkan dengan kemoterapi. Selain itu, acetogenins bersifat selektif yang dimana hanya sel jahat saja yang diberantas. Sedangkan sel yang bermanfaat tetap dipertahankan dalam tubuh. Sehingga tidak ada efek samping yang ditimbulkannya. Berbeda dengan kemoterapi yang memiliki banyak efek samping seperti mual, rambut rontok, dan berat badan yang menurun drastis.

Kesimpulannya, obat alami untuk mengobati kanker darah adalah dengan menggunakan bahan alami seperti sarang semut papua, kulit manggis, dan daun sirsak. Bahan alami tersebut dapat digunakan untuk menghindari biaya pengobatan kanker yang sangat mahal. Selain itu, keuntungannya adalah tidak ada efek samping dalam pengobatan secara alami. Tidak seperti tindakan medis kemoterapi, yang mempunyai banyak efek samping dan cenderung lama proses pengobatannya. 

Seperti daun sirsak, yang mempunyai kekuatan lebih kuat dalam melawan kanker dibandingkan kemoterapi. Cara alami menggunakan daun sirsak lebih ampuh dibandingkan pengobatan medis seperti kemoterapi maupun radiasi. Selain itu, tanpa adanya efek samping adalah kelebihan menggunakan pengobatan bahan alami. Bagi yang ingin menghindari pengobatan kemoterapi dan radiasi, cara alami ini dapat menjadi alternatif lain dalam mengobati kanker.

Demikianlah pemaparan cara mengobati kanker darah secara alami dengan menggunakan bahan-bahan alami yang di sekitar kita. Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Read More Kesehatan